Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Keran Kamar Mandi Rusak?
1. Volume air pada garpu atau keran air berkurang dan tidak ada gelembung udara. Kemungkinan penyebabnya: Filter bubbler kotor atau tersumbat oleh kotoran seperti serba-serbi.
Larutan: lepaskan keran dan bersihkan filternya.
2. Keluaran air pancurannya kecil. Saluran keluar airnya mungkin: tekanan air terlalu rendah atau ada kotoran atau kotoran di nosel.
Larutan: Lepaskan nosel pancuran, keluarkan alas karet dengan filter, masukkan ke saluran masuk air pancuran atau bersihkan nosel atas pancuran.
3. Ada suara dari badan keran. Kemungkinan alasannya: tekanan air terlalu tinggi; pegangan keran ditutup terlalu cepat; pipa air panas dan dingin tidak diperbaiki dengan baik; pipa saluran masuk air tersumbat atau berskala.
Larutan: mengurangi tekanan pasokan air, hindari penutupan keran dengan cepat, merekonstruksi, membersihkan pipa, dan periksa apakah pipa air dan sambungannya (seperti pemurni air, pemanas air) berada dalam kontak yang buruk.
4. Penyesuaian suhu tidaklah mudah, suhu air sering berubah
Kemungkinan penyebabnya: Perbedaan tekanan antara air dingin dan air panas terlalu besar, atau pemanas air membutuhkan waktu terlalu lama untuk memanas.
Larutan: matikan katup segitiga panas dan dingin, menyeimbangkan tekanan, dan pastikan suhu air pemanas air selaras dengan kecepatan keluar air.